Rabu, 05 Oktober 2011

Bahagia itu mudah


Bahagia....setiap orang pasti menginginkan kebahagiaan bukan?
Apa dan bagaimana bahagia itu?
Kapan dan mungkinkah kita mendapatkan bahagia itu?

Sebenernya setiap orang mempunyai kadar pencapaian kebahagiaan yang berbeda, dan bahkan mungkin beberapa orang merasakan betapa "mahal" kebahagiaan itu. Sedikit masukan bahwa bahagia itu sebenarnya tidaklah sulit, dan juga tidaklah mahal jika kita mau membuka diri dan melihatnya.

1. Kebahagiaan tidak bisa kita dapatkan dari orang lain, tapi harus dari dalam diri kita sendiri.
Caranya? Terimalah diri kita apa adanya, sambil berpikir dan bersyukur betapa kita sudah menjadi diri kita. Maka kebahagiaan yang sesungguhnya akan datang tanpa kita duga.

2. Tidak ada gunanya membandingkan diri kita dengan orang lain, karena setiap orang dilahirkan berbeda. Terimalah kehidupan kita dengan apa adanya, dan mengisinya dengan keimanan akan menambah bobot kebahagiaan itu sendiri.

3. Berbuat baik pada sesama tanpa mengharapkan imbalan dan ucapan terima kasih akan memperkecil rasa kecewa. Tersenyum dan ramah pada orang-orang di sekeliling merupakan perbuatan yang paling mudah dan akan membuat nyaman orang lain.

4. Jangan terlalu keras pada diri sendiri, dan jangan terlalu memberi beban berat melebihi kemampuan. Cari dan pahami batasan diri sendiri.

5. Jadikan kesulitan sebagai hal yang positif yang dapat mengantarkan pada jawaban yang benar. Jangan mencemaskan hal yang sebenarnya sepele sehingga menjadi besar dan tidak dapat diselesaikan. Semakin sering kita melewati kesulitan akan semakin mudah jalan keluar terlihat.

6. Dekatkan diri pada Allah SWT, terima ketentuanNya dengan ikhlas, hindari ketakutan. Amati hal kecil dalam kehidupan kita, yang sebenarnya dapat menghibur dan mendatangkan kebahagiaan. Seperti keindahan alam, atau suara tawa anak kita.


Jumat, 30 September 2011

Biarkanlah awan hitam datang menghampiri
Biarkanlah mendung menemani
Biarkanlah angin besar mendesak menerbangkan diri

Selama ada kaki yang menapaki
Selama ada tangan yang menggenggam erat diri
Selama itu pula aku siap menghadapi

Minggu, 25 September 2011

Games

Anakku Hasya (3thn) lagi seneng banget main games di internet....itu loh yang buat-buat kue, awalnya dia lihat gambar-gambar dari games itu...terus dia mulai tanya-tanya "bu, itu gambar kue yah? itu apa namanya bu?"
"iya, itu gambar kue, ini namanya games, kenapa Aya mau coba?" tanyaku
"Mau dong bu, ajarin yah" sambil langsung duduk en pasang muka penasaran.hihihihi....
Aku ajarin deh, yang ini untuk nunjuknya, yang ini yang dipencetnya....dan baru satu kali diajarin langsung deh jadi pinter hahaha....Abinya bagitu lihat langsung takjub "Wah, anak Abi udah bisa maen game ya"

Jadi sekarang ini kalau maen ke rumah Tutung dan Yangti, pasti mintanya main game....
Tapi, tetep ada waktunya ya sayang......

Sekarang udah nambah lagi nih kebisaan Aya, udah bisa buka game zuma sendiri, matiin game juga sendiri....sebentar lagi, mungkin bisa nyalain en matiin komputer sendiri ya sayang.....luv u

Semangat Baru....

Pagi ini aku banyak sekali mendengar, membaca berita yang sangat membahagiakan, memang bukan tentang diriku tapi mungkin akan menjadi ceritaku juga di kemudian hari, who knows?
Belum lama ini, aku ikut bergabung dengan jaringan bisnis yang sangat mengasyikkan, selain aku mendapatkan bonus dari bisnis itu, aku juga mendapatkan teman-teman baru yang sangat baik dan mendukungku, selain itu mau mendorong aku untuk menjadi manusia yang lebih semangat lagi hehehe...
Baru pagi ini aku mendapatkan kabar bahwa salah satu teman dari jaringan mendapat level baru yang pasti bonus yang lebih banyak, bahkan untuk cash awardnya sendiri mencapai 7 juta....wuuiiihh... keren bangets
Aku sedang berusaha untuk mencapai hasil yang seperti itu, aku tahu itu tidak mudah, namun jika kita menjalani dengan penuh semangat pasti akan menjadikan hasil yang baik untuk kita, betulll???
ini sih namanya pemberi semangat untuk diriku sendiri...

kalau untuk beralasan semua orang pasti bisa, tapi untuk melakukan belum tentu semua orang bisa, jadi majuuu teruuusss
tapiii...untuk semangat diperlukan juga tekad kuat...hmmmhhmmm

Jadi misi selanjutnya setelah punya semangat adalah....tekad yang kuat???
next level dong :)

Kamis, 18 Agustus 2011

Cahaya yang Sempurna

Mungkin semua orang tua merasakan bahwa anak-anaknya adalah "malaikat" kecil, seperti apa yang aku rasakan ini....
Semua orang mungkin merasakan betapa bahagianya memiliki anak, mungkin juga semua orang merasa bersyukur dengan kehadiran anak2 di dalam kehidupan mereka...seperti aku...
Semua orang mungkin merasakan ada kekosongan yang terisi ketika memiliki anak2...seperti aku...
Mungkin semua orang merasakan kebahagiaan yang sangat besar ketika memiliki anak2...seperti aku...

Semua orang memang mendambakan memiliki anak2 yang akan menjadi pelita kecil dalam hidup mereka, bahkan mungkin akan menjadi pelita yang sesungguhnya di masa yang akan datang...seperti aku yang mendambakannya....

Semua orang ingin anaknya menjadi seorang yang tangguh, yang mampu berjalan di keadaan apapun, dengan atau tidak dengan siapa-siapa...semua orang ingin anaknya dapat menjadi cahaya waktu mereka kecil dan menjadi sandaran saat kita orang tuanya kembali menjadi "kecil"...seperti aku yang menginginkannya...

Tapi, apakah semua orang sudah menanamkan apa yang ingin dituai di hari nanti, apakah yang sudah kita sebagai orang tua lakukan agar anak-anak kita dapat menjadi pribadi yang kuat, tangguh, dewasa, mampu berjalan di atas kaki sendiri, mampu bertahan di keadaan apapun...sudahkan aku????

Apakah kita sebagai orang tua sudah memikirkan apa yang diinginkan oleh anak2 kita bukan apa yang kita harapkan bagi anak2 kita???
Apakah kita sebagai orang tua sudah mampu melihat anak2 kita sebagai manusia seutuhnya, atau masihkah kita melihat mereka sebagai "produk" yang dapat kita jual di masa depan???? menyedihkan....
Apakah kita sebagai orang tua sanggup mendidik mereka sebagaimana mereka inginkan kita untuk itu???
Apakah kita mampu untuk memberi contoh yang baik, agar mereka dapat menjadi apa yang kita harapkan tanpa kita mengabaikan apa yang mereka inginkan????

Apakah aku sudah dapat dikatakan sebagai orang tua????
Apakah anda sudah????

Anakku...pelita kecilku...cahaya yang sempurna dalam hidupku dan suamiku...dalam hidup kami semua...
Hasya Zahirah...tetaplah menjadi cahaya yang sempurna kapanpun, dimanapun, dengan siapapun kau berada...tetaplah menjadi cahaya yang mampu menerangi jalan kami orang tuamu...tetaplah menjadi cahaya dalam hidup dan hari akhir kami nanti...

Dan semoga kami orang tuamu ini mampu menjadi penuntun cahaya untukmu, agar kau tahu arah mana yang harus kau tuju tanpa harus kami mendorongmu untuk itu...agar kau tahu apa yang kau inginkan tanpa kami memintamu untuk itu...

with love....
ibu hasti
18/8/2011