Minggu, 30 September 2018

Simak, Kelebihan Ibu Rumah Tangga, Istimewa!



Banyak perdebatan tentang mana yang lebih baik, apakah menjadi ibu rumah tangga ataukah menjadi wanita karir? Sebenarnya, semua itu adalah keputusan masing-masing individu. Setiap keluarga berbeda kebutuhan, berbeda latar belakang, dan berbeda pola pikir.
Baik menjadi ibu rumah tangga maupun wanita karir adalah keputusan keluarga, yang pasti sudah dimusyawarahkan sebelumnya. Meskipun begitu kembali pada kodratnya, wanita sebaiknya di rumah, kalaupun harus keluar tentu atas izin suami. Kali ini, akan diulas kelebihan menjadi ibu rumah tangga, silakan disimak!

1. Melihat perkembangan anak
Ibu rumah tangga yang hari-harinya banyak dirumah, setiap saat menemani buah hati. Maka, perkembangan sang buah hati pasti akan disaksikan sendiri. Melihat perkembangan buah hati adalah kebahagiaan tersendiri bagi seorang ibu. Melihat anak yang awalnya hanya bisa menangis ketika menginginkan sesuatu, sekarang sudah dapat berbicara dan meminta sesuatu. Kesenangan anak, kesedihan anak, ketertarikan anak akan sesuatu menjadi hal yang indah untuk dikenang di kemudian hari.

2. Fleksibel dalam waktu
Ibu rumah tangga tidak terikat waktu bekerja, hal ini bisa berarti kapanpun seorang anak memerlukan waktu untuk ditemani, apakah untuk kunjungan ke posyandu, mengantar sekolah, mengantar wisata sekolah maka ibu pasti bisa menemani.
Hal ini juga berarti bahwa pekerjaan rumah tangga yang tidak ada habisnya, tapi bukan berarti tidak bisa istirahat, ya. Luangkan waktu untuk menarik nafas dan beristirahat merupakan hal yang perlu dilakukan.
Yang pasti, waktu untuk anak dan keluarga lebih maksimal diberikan. 

3. Bisa mengembangkan minat/hobi
Seorang ibu rumah tangga lebih terbuka dan memungkinkan untuk mengembangkan minat dan hobinya. Jika ibu gemar memelihara tanaman, waktu untuk mengurus tanaman lenih banyak sehingga koleksi tanaman akan lebih banyak.
Bahkan ibu rumah tangga bisa juga menghasilkan sesuatu tanpa meninggalkan rumah terlalu lama. Misalnya hobi ibu adalah menulis, maka menulis bisa dilakukan di sela-sela urusan rumah tangga, bisa juga dilakukan saat menanti anak dari sekolah. Bahkan, jika hobi ibu adalah mengaji maka akan terbuka lebar waktu yang bisa disesuaikan tanpa kuatir teguran dari kantor, dan hal baik lain adalah bisa membawa dan mengajak anak turut serta mengaji.

Demikian sedikit kelebihan yang dimiliki oleh ibu rumah tangga, hal ini dengan tidak mengecilkan arti ibu yang bekerja. Semua dikembalikan kepada keadaan rumah tangga, karena apapun keputusannya pasti sudah dipikirkan dan dipertimbangkan sebelumnya.
Persamaan ibu rumah tangga dan ibu bekerja adalah sama-sama memikirkan keluarga sebagai prioritas, terutama anak yang menjadi pertimbangan utama. Selamat menjalani hari dengan keluarga, wahai ibu. Bahagialah selalu karena ibu adalah manusia yang kuat dan istimewa.

Foto : pexels.com

Inilah 3 Perbedaan Melahirkan Normal Dan Caesar, Wajib Dibaca Untuk Ibu Yang Akan Melahirkan!


Melahirkan, bagaimanapun prosesnya tetap merupakan perjuangan seorang Ibu untuk melahirkan buah hatinya ke dunia. Bukan perkara mudah dalam melahirkan seorang anak dari rahim Ibu, bahkan Allah swt. Mengganjarnya dengan surga jika seorang Ibu meninggal saat melahirkan.

Betapa mulia seorang Ibu, betapa kuat, karena betapapun sakit yang dirasakan tidak menyurutkan keberanian Ibu untuk memiliki anak. Proses mengandung sudah cukup memberatkan, dari kepayahan mual, kemudian sulit tidur, sulit bernafas, hingga penghujungnya yang klimaks proses melahirkannya. 

Tidak ada satu orang wanita yang melahirkan tanpa taruhan nyawa, semua memiliki resiko yang sama, apapun caranya apakah secara normal atau caesar. 
Bagaimana perbedaan kedua proses ini, silakan disimak :

1. Jalan lahir
Pada persalinan normal, proses melewati vagina sehingga akan membuat sedikit perubahan. Namun, jangan khawatir, setelah 40 hari rahim dan organ intim wanita akan kembali ke bentuk semula, apalagi jika dibantu dengan senam kegel. Sebetulnya organ intim wanita atau "miss v" itu sifatnya elastis, bahkan bisa mengembang hingga dua kali lipat.

Pada caesar, memang vagina tidak akan mengalami perubahan, tapi bekas sayatan pada perut dapat menyebabkan keloid, dan itu memerlukan perawatan lebih lanjut.

2. Waktu pemulihan
Persalinan normal cenderung lebih cepat pemulihannya, Ibu dapat segera pulang dari rumah sakit. Bayipun dapat segera diboyong ke rumah apabila sehat. Tidak ada obat yang diberikan kecuali jika sangat diperlukan.

Pemulihan pada Ibu yang melahirkan secara caesar lebih lama daripada yang normal, biasanya 3-4 hari. Pemberian obat anti nyeri dan antibiotik akan diberikan kepada Ibu selama proses pemulihan.

3. Memilih tanggal melahirkan
Pemilihan tanggal di persalinan normal tidak dapat dilakukan, gejala alami akan dirasakan Ibu tanpa bisa diatur. Kondisi alami ini diperlukan karena bayi lebih siap untuk dilahirkan, tubuh Ibu juga akan mempersiapkan diri untuk melahirkan.

Pada proses caesar, tanggal dapat ditentukan berdasarkan pendapat dokter dan orang tua. Biasanya dokter akan menghitung kapan bayi kira-kira sudah siap untuk dilahirkan. 

Nah, sudah ada gambaran bagaimana proses melahirkan secara normal dan caesar, kan? Jadi mau pilih yang mana dikembalikan pada ketentuan Allah swt. Yang diinginkan setiap Ibu pasti melahirkan dengan yang terbaik, normal, sehat. Semoga selalu diberi kemudahan dan kesehatan, ya para Ibu.

Foto : alodokter.com

Sabtu, 29 September 2018

4 Tips Menjaga Lingkungan Rumah, Yang Mendukung Tubuh Tetap Sehat Selama Musim Hujan


Sebentar lagi musim hujan segera datang, untuk menyambut kedatangan musim hujan, mari kita jaga kesehatan agar tetap fit dan sehat menghadapi musim hujan.

Mengapa ketika musim hujan kesehatan sering menurun? Ternyata karena udara sedang lembab, dan ketika udara lembab maka virus dan bakteri lebih mudah berkembang. Jadi... Menjaga kesehatan harus lebih ekstra lagi, agar tetap maksimal menjalani hari yang penuh aktivitas.

Selain tubuh yang dijaga, keadaan rumah juga perlu diperhatikan. Karena rumah tempat untuk kembali, untuk istirahat, berkumpul dengan keluarga sehingga keadaannya harus diperhatikan. Bagaimana menjaga agar keadaan rumah mendukung kesehatan keluarga? Simak berikut:

1. Membersihkan lantai dan dinding

Saat musim hujan datang, membersihkan lantai dan dinding rumah menjadi hal penting, pastikan tidak ada jamur yang menempel, karena suhu yang lembab dapat mempercepat pertumbuhan jamur yang ada pada rumah. Disarankan menggunakan disinfektan, karena penggunaan disinfektan pada rumah tangga terbilang efektif untuk menghilangkan kuman penyebab penyakit khas musim hujan, seperti flu, batuk, radang tenggorokan.
Jika rumah terkena banjir saat hujan, maka pemakaian disinfektan semakin diperlukan. Apabila rumah masih ada bau lembab artinya masih ada tumpukan kuman, pakailah disinfektan sekali lagi untuk membersihkan tempat tersebut.

2. Perbaiki atap dan saluran air

Pada saat belum musim hujan, atap akan terlewat untuk diperiksa. Maka, sebelum musim hujan datang ada baiknya memeriksa atap agar tidak kerepotan pada saat musim hujan datang. 
Saluran air juga perlu diperhatikan, agar air dapat mengalir dengan baik tidak menyebabkan sumbatan dan penumpukan sampah. Menghindari kebocoran dan sumbatan akan mengurangi kadar kelembaban di rumah, hal ini akan mengurangi kuman untuk berkembang biak.
Usahakan sinar matahari masuk ke rumah, hal ini dimaksudkan agar ada kehangatan didalam rumah.

3. Perhatikan halaman/teras

Teras dan halaman adalah tempat menyenangkan untuk menghabiskan waktu dengan keluarga, sambil duduk santai menikmati udara sore juga cemilan akan menambah kedekatan pada keluarga. Pada musim hujan ada kemungkinan perabotan dan lantai menjadi basah dan lembab, inilah yang harus diwaspadai karena kuman dan bakteri akan mudah berkembang biak. Ada baiknya memasukkan perabotan ke dalam rumah saat musim hujan datang, agar tidak menjadi tempat kuman berkembang biak.
Mengepel lantai teras dan yang terkena cipratan air hujan juga perlu dilakukan, menghindari lantai licin yang dapat membuat terpeleset, juga untuk menghilangkan kuman.

4. Membersihkan rumah berkala


Membersihkan rumah secara berkala, membuang sampah dengan baik juga diperlukan karena udara yang lembab dapat membuat pembusukan lebih cepat dan mengundang kuman datang. 

Jadi, sudah siap menyambut musim hujan? Dengan mempersiapkan rumah untuk kenyamanan dan dapat menjaga kesehatan tubuh juga. Jangan lupa memakai pakaian hangat selama musim hujan, mencuci tangan dan kaki ketika datang dari luar rumah juga dapat dilakukan untuk mengurangi menempelnya virus dan bakteri. 
Semoga sehat selalu, ya!

Foto : kompasiana.com
           housing-estate.com

Jumat, 28 September 2018

Menggendong Bayi Memakai Kain Jarik, Meskipun Jadul Tapi Banyak Manfaatnya!



Hai, para Ibu yang memiliki bayi, menggendong bayi pasti bukan hal asing lagi, kan? Menggendong sudah menjadi kewajiban bagi para orang tua, terutama Ibu. Bayi kan belum bisa jalan sendiri, perlu digendong kesana kemari. 
Nah, jangan salah nih menggendong bayi itu banyak manfaatnya, loh.

1. Menanamkan kedekatan dengan Ibu

Naluri Ibu itu harus dilatih, awal punya bayi para Ibu mungkin masih bingung, apakah bayi menangis karena lapar, sakit, atau hanya ingin digendong. Rasa sayang Ibu akan lebih terasa ketika bayi digendong, karena dekat dengan jantung Ibu.
Dengan menggendong bayi, maka rasa kedekatan akan muncul lebih baik. Bayi merasa aman, Ibu juga nyaman karena dapat memenuhi kebutuhan bayi lebih cepat. Bayipun akan terhindar dari rewel atau menangis.

2. Mempermudah pemberian Asi

Ketika menggendong dengan kain jarik, maka posisi bayi akan dekat dengan payudara Ibu, sehingga bayi akan nyaman dan Ibu juga tidak akan risih karena tidak akan terlihat oleh orang lain. Kapanpun bayi merasa lapar, maka Ibu dapat dengan mudah memberikan Asi. Pemberian Asi tidak melihat jadwal, tetapi lebih kepada kapanpun bayi ingin maka Ibu berikan.

3. Pengganti tengkurap
                                           Foto : nulis.co.id

Bayipun perlu waktu untuk tengkurap, terkadang orang tua apalagi pasangan muda masih bingung untuk melakukannya. Dengan menggendong memakai kain jarik, proses tersebut dapat dilakukan. Posisi bayi yang menempel ke dada Ibu yang menggendong sama fungsinya dengan posisi tengkurap.
Sebagai catatan bayi di bawah usia 4 bulan digendong depan dengan posisi upright di tengah agar bayi bisa bersandar di dada penggendong. Di atas usia 4 bulan dan lehernya sudah kuat, bisa mulai gendong samping atau hip carry.

4. Membantu perkembangan bicara bayi

Bayi yang digendong akan mengenal cara bicara Ibu, mimik muka, intonasi suara yang dikeluarkan oleh Ibu. Hal inilah yang akan membantu perkembangan bicara bayi.
Manfaat bisa diperoleh jika cara menggendongnya benar, seperti mengajak bayi bicara atau bernyanyi saat memakai kain. Kemudian wajah bayi saling berhadapan dengan ibu agar tercipta ikatan emosional.


Ini baru sedikit manfaat dari menggendong memakai kain jarik. Meskipun terkesan "jadul" tapi pemakaian kain jarik banyak manfaatnya, jangan merasa takut kalau anak digendong terus jadi manja. Manfaat menggendong jauh lebih baik, itu saja yang diingat.
Para pasangan muda bahkan artis pasangan muda juga memakai kain jarik ketika menggendong bayi mereka. Jadi, menggendong memakai jarik bisa juga disebut kekinian, loh.

Selamat menggendong, rasakan sensansi dan hasil gendongan dengan bayi, bikin ketagihan!

Foto : ibupedia.com

Sedang Mencari Inspirasi Pakaian Pengantin, Simak 5 Model Pakaian Pengantin dari 5 Negara Ini!


Pernikahan adalah momen spesial untuk semua pasangan, keinginan untuk memakai pakaian yang istimewa pasti menjadi impian, terutama bagi calon pengantin wanita. Namun, keindahan pakaian pengantin tentu disesuaikan dengan ketentuan yang wajib, yaitu menutup aurat secara sempurna.
Tenang, saat ini sudah tidak sulit membuat pakaian pengantin yang syar'i dan menutup dada, tidak akan mengecewakan, deh. Model pakaiannya juga beragam, kali ini untuk menambah referensi para calon pengantin, 5 model baju pengantin dari 5 negara ini siap dilirik.

1. Malaysia
                                             Foto: weddmagz.com

Berikut ini adalah ciri khas yang biasa dimiliki oleh gaun pernikahan muslim di Malaysia :
Berwarna lembut dan natural
Warna lembut dan natural adalah warna gaun pengantin yang biasa dipakai di Malaysia, hal ini untuk mewakilkan nilai modesty dalam penampilan seorang muslimah.

Tidak membentuk lekuk tubuh
Gaun yang anggun tidak harus memperlihatkan lekuk tubuh, longgar sehingga  yang tidak menjadi perhatian publik.

Tidak berlebihan.
Gaun pengantin tidak terlalu panjang atau tidak terlalu lebar. Riasan seperti payet dan bordir pun seadanya. Aksesoris yang dipilih biasanya adalah mahkota sederhana.

2. India
                                           Foto : biutifa.com

Gaun pengantin India, tentu tidak akan lepas dari Sari India khas negara tersebut, gaun dan kerudung yang luar biasa mewah dengan pilihan kain dari sutera dipadu dengan payet dan manik-manik yang hampir penuh diseluruh pakaian.
Pakaian pengantin dari India ini memang menampilkan kesan mewah, indah, berbeda dari sehari-hari ditambah aksesoris serba emas atau bahkan emas sungguhan, menambah kesan glamor pada pengantin.

3. Saudi Arabia
                                             Foto : gebeet.com

Pakaian pengantin dari Arab Saudi, cenderung mewah juga. Warna cerah menjadi kebiasaan para pengantin ketika melakukan resepsi pernikahan, yang berbeda adalah pengantin pria dan wanita dipisahkan ruangannya.
Beberapa tradisi Arab mengenai pernikahan ternyata sudah banyak diadopsi oleh masyarakat Indonesia loh. Seperti penggunaan henna, tarian zafin, ataupun pemakaian kaftan.

4. Brunei Darussalam
                                      Foto : trendbajubaru.com

Ingin terlihat cantik, elegan, seperti pada pernikahan putri Brunei Darussalam ini. Warna kuning emas dengan payet dan hiasan cantik menambah istimewa hari pernikahan.

5. Indonesia
                                           Foto : hijabisa.com

Banyak sekali pilihan pakaian adat di Indonesia, tergantung dari daerah mana calon pengantin berasal. Yang banyak dipakai adalah gabungan kain batik dengan bahan lain yang diinginkan oleh pengantin. Aksesoris dan hiasan lain juga berbeda dari tiap daerah di Indonesia.

Nah, gimana sudah mulai ada tambahan inspirasi? Silakan dipertimbangkan ingin tema seperti apa dan selamat menempuh hidup baru. Semoga pernikahannya barokah dan dilimpahi kebahagiaan dunia akhirat.