Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Maret 2024

Mari mengHalu

Oleh : Hastie 

Akankah ada cerita seperti di drama 
Atau dapatkah menjadi inspirasi untuk lagu cinta 
Mungkinkah ada yang datang 
Mengatakan, you’re the meaning of my life
Wanna have you near me Because you bring the light 

Atau mungkin tanpa kata hanya perilaku 
Saat dunia terasa sepi, dia datang 
Saat raga letih, dia ada menemani 
Saat merasa sendiri, dia memberi pelukan 
Mengapa semua hanya ada di mimpi 
Kenyataan yang ada hanyalah kekosongan menghantui
Hanya ada kata Jangan berharap pada siapapun, serahkan semua pada pemilik diri 

Tapi, itu memang benar 
Yang salah adalah aku merasa ingin diperjuangkan 

Bandung, menjelang tengah malam 
28 March 2024

Sabtu, 01 Desember 2018

Hari ini, lagi pengen nulis puisi ajah

Cermin hati
By: Hastie

Ternyata bukan bara yang membakar
Bukan pula amarah yang memuncah
Ketika melihat refleksi diri
Ada rasa yang tidak terperi

Biarkan panas itu pergi
Menghilang,
Menguap bersama sepi
Kemudian datanglah asa

Terima kasih atas pengingat rasa
Terima kasih atas kasih dan perlindungan
Allah, tempat kembali
Allah, yang maha pengasih

Pejamkan mata, lalu
Kembali menatap seluruh sisa cerita
Biarkan lalu peluhmu
Bersyukur akan jalanmu

Bandung, 1 desember 2018
Sesaat setelah merenungi semua.

Jumat, 07 September 2012

Kisah Lama


Teringat akan kisah lalu yang berbunga
Kadang masih terasa wangi dan aroma bunga itu
Harum dan menenangkan hati

Teringat akan kisah lalu yang bertabur bintang
Kadang cahaya dan indah bentuknya masih terbayang
Terang dan memikat mata yang melihatnya

Ingin rasanya kembali pada masa itu
Dimana hanya ada asa dan bahagia
Ingin rasanya mengubah cerita lalu
Dimana air mata dan kebimbangan diabaikan

Namun,
Masa kini adalah jawabannya
Masa kini adalah masa memperbaiki segalanya
Masih ada masa kini untuk merajut masa depan

Marilah,
Bersama bergandengan tangan mencari kebahagiaan
Bersama berlari mengejar mimpi kita
Bersama dan selalu bersama hingga ajal memisahkan

Rabu, 07 Desember 2011

Puisiku

Beban ini

Ingin rasanya berlari dan berteriak
Aaaarrrggghhhh.....
Rasanya akan sedikit lega jika sudah berteriak

Ingin rasanya menangis sepuasnya meskipun tanpa suara
Biarlah air mata jatuh terus tanpa dibatasi
Biarlah sembab mata ini agar lepas beban sekejap

Akhirnya setelah berteriak dan menangis rasa lelah datang
Berganti rasa dari sedih, resah, kecewa, menjadi lelah
Lemas jiwa raga, serasa tak ada tulang yang menahan berat

Kutarik nafas panjang....
Kembali pada kenyataan yang harus dihadapi
Bersama hujan yang turun menemani...

*edisi kehilangan sesuatu*
7/12/11