Saya mau berbagi tentang belanja di dunia online yaa....
Berdasarkan pengalaman pribadi loh, jadi semua menurut pandangan saya.
Banyak banget memang produk-produk yang ditawarkan di dunia online, lucu-lucu,menarik gambarnya, dan harganya kadang-kadang lebih murah.
Kenapa kadang-kadang, memang iya, perasaan kita murah padahal setelah kita pikirkan lagi dan lihat produk yang hampir serupa dengan yg offline ternyata memang harga normalnya segitu.
Tapi, memang kalau ingin yang barangnya langsung sampai dirumah tanpa kita harus berangkat kemana-mana, belanja online memang tepat banget.
Hal yang harus diperhatikan saat melakukan belanja online adalah:
1. Kenali dulu toko online yang kita lihat, adakah alamatnya lengkap, no telepon, no kontak lain, e-mail. Sebenernya kita juga biasanya punya feeling apakah toko itu beneran atau gak, cuma seringnya kita gak mau dengerin kata hati sendiri sih.
2. Lihat dulu barang-barang yang dijualnya deh, apa mencurigakan atau tidak.
3. Jangan dilupakan untuk selalu men-cek ketentuan yang ada, biasanya sih selalu ada dan jangan pernah memberikan no PIN apapun.
4. Perhatikan apakah tercantum no telp tokonya, alamat lengkapnya, dan cutomer care yang selalu ada, bahkan akan lebih baik jika dia menawarkan bisa beli di toko langsung.
5. oh, iya satu lagi bagaimana cara meng-konfirmasi transfer dan pengiriman barang juga perlu diperhatikan. Apakah lewat sms atau lewat e-mail.
Selamat berbelanja on-line, pada akhirnya banyak penjual on-line yang memang jujur ini hanya mengingatkan saja supaya tidak terjerumus.
Sabtu, 05 Januari 2013
Jumat, 14 Desember 2012
Ayah...
Ayah...
Malam ini, tiba-tiba pengen banget cerita tentang ayah. Ayahku Rudi Djamil banyak dikenal orang, tidak sedikit juga orang yang nge-fans, kalau pergi kemana-mana kadang aku maunya dibelakang Ayah. Alasannya simple aja, pengen liat ekspresi orang-orang. Lucu-lucu deh, ada yang sampai muter ngeliat Ayah, ada yang langsung nyapa, ada yang manggil, tapi banyak juga yang cuek karena gak tau siapa Ayah hehehe...
Ayah, terima kasih atas semua yang sudah kau berikan. Terima kasih sudah menjadi ayahku. Ayah, maaf aku belum bisa memberikan kebahagiaan untukmu, bahkan sampai sekarang masih menjadi beban pikiranmu.
Ayah, do'aku semoga kau selalu sehat, panjang umur, bahagia sepanjang usiamu.
Ayah, semoga aku bisa memberikan kebahagiaan yang kau inginkan. Semoga apa yang kau inginkan dapat aku wujudkan. Do'a darimu selalu kunantikan.
Ayah, tetaplah tersenyum.
Ayah, tetaplah menjadi pemberi senyum untuk kami, anak-anakmu dan semua orang yang mengenalmu.
Rudy Djamil, lahir di Tanjung 12 Agustus 1946. Sudah malang melintang di dunia Master of Ceremony (MC), perfilman, dan dunia kreatif lainnya.
Bergabung dengan D'Bodors tahun 70-an. Bermain di beberapa film seperti Drakula Mantu, Kabayan, juga di sinetron Angkot Haji Imron tahun 1996.
Lulusan Fakultas Publisitik UNPAD, kalau sekarang namanya Fakultas Ilmu Komunikasi UNPAD memang sejalan dengan kata hatinya untuk berkiprah di bidang ini. Ayah pernah menjadi Humas di PT. Pupuk Kujang dan pernah juga menjabat di Departemen Perdagangan. Tapi, berada di belakang meja dan menjalankan pekerjaan kantoran memang bukanlah panggilan jiwa, jadi semua itu ditinggalkan untuk kemudian konsisten hingga saat ini menjadi entertainer.
Ayah menikah dengan Ibu Ribuonowati tahun 1977, dikaruniai 4 orang anak. Sekarang sudah menjadi kakek dari 3 orang cucu dengan panggilan sayang "Tutung".
Dalam bahasa sunda artinya "gosong" hahahaha....Ini diawali oleh anakku Hasya, awalnya mau dipanggil "Yangkung" tapi, berhubung Hasya belum betul bicaranya jadi bisanya panggil Tutung, dan berlanjut terus sampai besar. Alhasil, sampai sekarang cucunya semua memanggil Tutung.
Saat ini kegiatan Ayah hampir masih sama seperti dulu, masih terima order MC, masih aktif di PMB (Perhimpunan Mahasiswa Bandung), masih momotoran, masih sesepedahan meskipun di dalam kompleks, masih bisa bawa mobil sampai ke Yogyakarta keren kan :)
Masih sempet jadi penyiar radio di Mara fm Bandung meskipun sekarang sudah engga sih :)
Satu hal yang bertambah adalah, Ayah sibuk ngasuh cucu. Kalau pergi kemana-mana pengennya sama cucu, biar rame katanya. Kalau sama cucunya disuruh apa-apa mau qiqiqi...
Masih banyak hal tentang Ayah yang belum tersampaikan, yang pasti Ayah is the best deh...
Ayah, terima kasih untuk semuanya...
Untuk semua hal yang sudah Ayah berikan...
Maafkan kami anak-anakmu yang belum bisa membahagiakanmu
Terus do'akan kami ya...
Supaya kami bisa menjadi seperti apa yang engkau mau...
(Bandung, 141212)
Hari ini
Bandung 14-12-2012
Dua hari setelah tanggal cantik, dimana orang-orang terkena euphoria 121212. Ternyata, setelah dilalui malah biasa aja deh, menurut saya loohhh.....
Hari ini, saya diuji kembali bahwa segala sesuatu terjadi bukan karena keinginan dan rencana kita, tapi semua terjadi karenamemang sudah seharusnya terjadi. Hari ini juga hari Jum'at saya menemukan pengalaman baru yang membuat gelisah, deg-degan, takut, dan hal lain yang negatif.
Hari ini, 141212 saya juga menemukan bahwa saya memiliki banyak teman yang perduli. Saya masih memiliki Ibu yang luar biasa, saya memiliki anak yang baik.
Hari ini, Jum'at saya menerima kabar baik dari rekan. Saya menerima perlakuan istimewa dari suami, pelukan dan kata-kata lembut dan menenangkan, juga kata-kata penguat mental.
Hari ini, terutama malam ini saya menuliskannya disini untuk mengingat bahwa dalam hari ini saya menemukan banyak hal sekaligus. Malam ini juga saya berkata pada diri saya sendiri bahwa "saya mampu".
Saya akan mencoba melakukan yang terbaik dari diri saya, saya akan mencoba mencari potensi terbaik dalam diri saya.
Malam ini, biarlah hati beristirahat, mata terpejam, dan badan berselimut. Karena saya yakin besok adalah hari baru yang akan penuh dengan hal baru dan pengalaman baru juga hikmah yang terkandung.
Malam ini, biarlah saya menangis dan bersimpuh mengharapkan bantuan dari-Nya.
Karena dengan itulah segala duka dapat terobati.
Hari ini dan malam ini....indah!
Dua hari setelah tanggal cantik, dimana orang-orang terkena euphoria 121212. Ternyata, setelah dilalui malah biasa aja deh, menurut saya loohhh.....
Hari ini, saya diuji kembali bahwa segala sesuatu terjadi bukan karena keinginan dan rencana kita, tapi semua terjadi karenamemang sudah seharusnya terjadi. Hari ini juga hari Jum'at saya menemukan pengalaman baru yang membuat gelisah, deg-degan, takut, dan hal lain yang negatif.
Hari ini, 141212 saya juga menemukan bahwa saya memiliki banyak teman yang perduli. Saya masih memiliki Ibu yang luar biasa, saya memiliki anak yang baik.
Hari ini, Jum'at saya menerima kabar baik dari rekan. Saya menerima perlakuan istimewa dari suami, pelukan dan kata-kata lembut dan menenangkan, juga kata-kata penguat mental.
Hari ini, terutama malam ini saya menuliskannya disini untuk mengingat bahwa dalam hari ini saya menemukan banyak hal sekaligus. Malam ini juga saya berkata pada diri saya sendiri bahwa "saya mampu".
Saya akan mencoba melakukan yang terbaik dari diri saya, saya akan mencoba mencari potensi terbaik dalam diri saya.
Malam ini, biarlah hati beristirahat, mata terpejam, dan badan berselimut. Karena saya yakin besok adalah hari baru yang akan penuh dengan hal baru dan pengalaman baru juga hikmah yang terkandung.
Malam ini, biarlah saya menangis dan bersimpuh mengharapkan bantuan dari-Nya.
Karena dengan itulah segala duka dapat terobati.
Hari ini dan malam ini....indah!
Senin, 17 September 2012
Renungan Malam
Seharian ini keluar rumah, ceritanya sih mencari pencerahan dan peluang. Good to try deh.
Pagi berangkat bareng suami tercinta, nebeng sampai depan terus naik angkot diterusin naek ojeg, diterusin jalan sambung lagi pake angkot, terus jalan lagi baru sampai tujuan, rumah temen. Lumayan panjang juga perjalanan, panas pula. Sampai disana, ngobrol ngalor-ngidul, tanya kabar, cerita masa lalu, terakhir menyampaikan niatan awal, selesai deh, tinggal ngopi-ngopi. Ba'da dzuhur pamit pulang, tapi gak langsung pulang ke rumah, mampir dulu ke rumah sobatku.
Pulang dari rumah temen jalan kaki sampai keluar kompleks, naek angkot dan akan diteruskan naik ojeg. Tapi, pas turun angkot mata agak-agak tertarik dengan yang segar-segar, wuih...ada kelapa muda, mampir sebentar beli 2 bungkus, lanjut naik ojeg, tancap mang....
Nyampe juga di rumah sobatku, setelah menempuh jalan yang naek turun (seperti hidupku hehehe) langsung aja kita buka es kelapa muda dingin, nyesss....adem banget.
Cukup deh pembukaannya, kan mau merenung dulu nih...
Sepanjang perjalanan panjang tadi, banyak hal yang awalnya gak aku sadari. Pertama, betapa seharusnya aku bersyukur karena masih diberikan kesehatan dan kemampuan untuk bepergian. Ada beberapa orang yang gak punya kaki, dan harus meminta sedekah dari orang lain untuk menyambung nafas. Jangankan untuk bepergian seperti aku, uang yang dia dapat pasti untuk makan bukan untuk ongkos seperti yang aku lakukan.
Kedua, jangan merasa kita yang paling susah, yang paling merana, yang tidak punya daya upaya....banyak banget diluar sana yang susah untuk sekedar makan, untuk sekedar menghilangkan haus. Jangan juga merasa bahwa usaha untuk mendapatkan uang sudah kita lakukan maksimal, banyak banget yang mempunyai dobel pekerjaan karena tanggung jawab yang menuntutnya. Jangan merasa tidak mungkin untuk bisa maju dan berkembang dalam usaha, karena banyak yang mampu mewujudkan mimpi untuk maju dan berkembang.
Sangat mungkin usaha dan perjalanan hidup mereka jauh lebih berat daripada aku.
Aku yang kini sedang berusaha untuk menapaki mimpi, kadang merasa lelah mengejar mimpi itu. Aku yang bermimpi besar, terkadang merasa tidak mungkin untuk mewujudkannya.
Tapi kini, karena perjalanan hari ini aku menyadari bahwa hidup berbeda antara satu dengan lainnya.
Hidup bukan sekedar mengisi perut dan mengisi dompet. Hidup adalah kebahagiaan jika aku meresapinya, dan menerima apa adanya.
Seperti katanya "kita tidak akan tahu ada apa didepan, jalani dan persiapkan diri sebaik mungkin!" (sedikit pakai kata mutiara boleh ya)
Yups, mari melangkah dengan detak baru, dengan senyuman baru, dengan harapan baru, dan dengan semangat baru.
Awalnya aku merasa tidak yakin akan kemampuan diri, tapi sekarang aku percaya jika suatu pekerjaan dilakukan dengan sepenuh hati maka hasilnya akan melebihi apa yang aku perkirakan.
Bersyukur, bersyukur, dan bersyukur adalah hal penting untuk dilakukan.
Ceritanya masih ada nih, sore pulang dari rumah sobatku, dianterin sampai jalan besar naik motornya (padahal dia lagi hamil besar) terus lanjut naik angkot, jalan kaki menuju rumah teman kantor lamaku. Ngobrol masa lalu, menyampaikan niatan awal ketemu, janjian ketemu lagi, adzan magrib berkumandang. Pamit pulang, ternyata hari udah gelap. Perjalanan dimulai lagi, jalan kaki, naik angkot, lanjut naik ojeg, diteruskan nyebrang jalan kembali naik angkot, turun angkot lanjut naik lagi, diturunin bukan di terminal dan terakhir jalan sampai rumah. Indah nian perjalanan hari ini.
Buka pintu dengan salam disambut dengan tangisan anakku Hasya tersayang, kembali menjalani sisa malam menjadi ibu rumah tangga.
Indahnya hidupku, penuh warna dan kejutan baru. Love you all...
Pagi berangkat bareng suami tercinta, nebeng sampai depan terus naik angkot diterusin naek ojeg, diterusin jalan sambung lagi pake angkot, terus jalan lagi baru sampai tujuan, rumah temen. Lumayan panjang juga perjalanan, panas pula. Sampai disana, ngobrol ngalor-ngidul, tanya kabar, cerita masa lalu, terakhir menyampaikan niatan awal, selesai deh, tinggal ngopi-ngopi. Ba'da dzuhur pamit pulang, tapi gak langsung pulang ke rumah, mampir dulu ke rumah sobatku.
Pulang dari rumah temen jalan kaki sampai keluar kompleks, naek angkot dan akan diteruskan naik ojeg. Tapi, pas turun angkot mata agak-agak tertarik dengan yang segar-segar, wuih...ada kelapa muda, mampir sebentar beli 2 bungkus, lanjut naik ojeg, tancap mang....
Nyampe juga di rumah sobatku, setelah menempuh jalan yang naek turun (seperti hidupku hehehe) langsung aja kita buka es kelapa muda dingin, nyesss....adem banget.
Cukup deh pembukaannya, kan mau merenung dulu nih...
Sepanjang perjalanan panjang tadi, banyak hal yang awalnya gak aku sadari. Pertama, betapa seharusnya aku bersyukur karena masih diberikan kesehatan dan kemampuan untuk bepergian. Ada beberapa orang yang gak punya kaki, dan harus meminta sedekah dari orang lain untuk menyambung nafas. Jangankan untuk bepergian seperti aku, uang yang dia dapat pasti untuk makan bukan untuk ongkos seperti yang aku lakukan.
Kedua, jangan merasa kita yang paling susah, yang paling merana, yang tidak punya daya upaya....banyak banget diluar sana yang susah untuk sekedar makan, untuk sekedar menghilangkan haus. Jangan juga merasa bahwa usaha untuk mendapatkan uang sudah kita lakukan maksimal, banyak banget yang mempunyai dobel pekerjaan karena tanggung jawab yang menuntutnya. Jangan merasa tidak mungkin untuk bisa maju dan berkembang dalam usaha, karena banyak yang mampu mewujudkan mimpi untuk maju dan berkembang.
Sangat mungkin usaha dan perjalanan hidup mereka jauh lebih berat daripada aku.
Aku yang kini sedang berusaha untuk menapaki mimpi, kadang merasa lelah mengejar mimpi itu. Aku yang bermimpi besar, terkadang merasa tidak mungkin untuk mewujudkannya.
Tapi kini, karena perjalanan hari ini aku menyadari bahwa hidup berbeda antara satu dengan lainnya.
Hidup bukan sekedar mengisi perut dan mengisi dompet. Hidup adalah kebahagiaan jika aku meresapinya, dan menerima apa adanya.
Seperti katanya "kita tidak akan tahu ada apa didepan, jalani dan persiapkan diri sebaik mungkin!" (sedikit pakai kata mutiara boleh ya)
Yups, mari melangkah dengan detak baru, dengan senyuman baru, dengan harapan baru, dan dengan semangat baru.
Awalnya aku merasa tidak yakin akan kemampuan diri, tapi sekarang aku percaya jika suatu pekerjaan dilakukan dengan sepenuh hati maka hasilnya akan melebihi apa yang aku perkirakan.
Bersyukur, bersyukur, dan bersyukur adalah hal penting untuk dilakukan.
Ceritanya masih ada nih, sore pulang dari rumah sobatku, dianterin sampai jalan besar naik motornya (padahal dia lagi hamil besar) terus lanjut naik angkot, jalan kaki menuju rumah teman kantor lamaku. Ngobrol masa lalu, menyampaikan niatan awal ketemu, janjian ketemu lagi, adzan magrib berkumandang. Pamit pulang, ternyata hari udah gelap. Perjalanan dimulai lagi, jalan kaki, naik angkot, lanjut naik ojeg, diteruskan nyebrang jalan kembali naik angkot, turun angkot lanjut naik lagi, diturunin bukan di terminal dan terakhir jalan sampai rumah. Indah nian perjalanan hari ini.
Buka pintu dengan salam disambut dengan tangisan anakku Hasya tersayang, kembali menjalani sisa malam menjadi ibu rumah tangga.
Indahnya hidupku, penuh warna dan kejutan baru. Love you all...
Jumat, 07 September 2012
Berenang
Beberapa waktu lalu, rame-rame satu RT berangkat ke Ciater, Subang. Berangkat pagi naik bus, Hasya juga ikut dong jelas, Ibunya ikut. Perjalanan cukup lama tapi asyik, ada yang tidur hehehe... ada yang ngobrol, ada yang baca buku, dan ada yang karaoke-an. Asyik kan? kalau aku dan Hasya asyik ngeliat pemandangan diluar bus, Hasya sibuk banget tanya-tanya apa ini, apa itu, kenapa, dan banyak lagi deh.
Singkat cerita kita sampai deh disana, Hasya langsung semangat banget buat berenang. "ayo atuh bu, cepetan ganti baju, Kaka udah pengen berenang" katanya sambil narik-narik tanganku.
Dengan sedikit ketarik-tarik, akhirnya sampai juga ke tempat ganti baju dan setelah ganti baju langsung deh nyebur (tapi, masih tetep narik-narik)
Masuk ke kolam, tetep bergaya dulu ah....
Hasya yang pake baju renang biru tuh, gayanya paling asyik yah hehehe....
Berenangnya gak lama2 sih, karena emang gak bisa buat maen air, hanya untuk berendam. Akhirnya, setelah ganti baju, makan, acara bareng-bareng maka saya, Hasya, dan Tika (sobatku) jalan-jalan di sekitar situ.
Udah lama gak dateng kesini ternyata udah rame aja tempatnya. Ada mainan anak, ada perahu bebek, ada flying fox juga, terus ada juga parit-parit kecil kalau kita gak mau nambah uang untuk masuk ke kolam.
Menurut pengalaman saya nih, kalau mau main ke Ciater diusahakan datang pagi-pagi supaya belum terlalu banyak orang. tapi, memang gitu yah kalau mau ke tempat wisata manapun yah :)
Karena waktu itu kami datang pagi-pagi jadi di kolamnya pun masih kosong, kan enak tuh, gak rebutan dengan orang lain.
Oh, iya...kalau memang hanya mau rendam kaki, gak usah deh masuk ke kolam. Parit-parit kecil banyak kok dan itu gratis, tempatnya agak lebih masuk ke dalam yah....
Jangan ragu datang dengan anak yang masih balita, soalnya Hasya juga betah-betah aja tuh karena permainannya lengkap. Ada ayunan, serodotan, dan ada yang jualan es krim keliling juga....komplit deh. Abis main terus laper, jangan takut ada kafetaria juga kok.
Pokoknya seru deh main kesini, gak bosen dan gak kapok...setuju kah teman-teman?
Singkat cerita kita sampai deh disana, Hasya langsung semangat banget buat berenang. "ayo atuh bu, cepetan ganti baju, Kaka udah pengen berenang" katanya sambil narik-narik tanganku.
Dengan sedikit ketarik-tarik, akhirnya sampai juga ke tempat ganti baju dan setelah ganti baju langsung deh nyebur (tapi, masih tetep narik-narik)
Masuk ke kolam, tetep bergaya dulu ah....
Hasya yang pake baju renang biru tuh, gayanya paling asyik yah hehehe....
Berenangnya gak lama2 sih, karena emang gak bisa buat maen air, hanya untuk berendam. Akhirnya, setelah ganti baju, makan, acara bareng-bareng maka saya, Hasya, dan Tika (sobatku) jalan-jalan di sekitar situ.
Udah lama gak dateng kesini ternyata udah rame aja tempatnya. Ada mainan anak, ada perahu bebek, ada flying fox juga, terus ada juga parit-parit kecil kalau kita gak mau nambah uang untuk masuk ke kolam.
Menurut pengalaman saya nih, kalau mau main ke Ciater diusahakan datang pagi-pagi supaya belum terlalu banyak orang. tapi, memang gitu yah kalau mau ke tempat wisata manapun yah :)
Karena waktu itu kami datang pagi-pagi jadi di kolamnya pun masih kosong, kan enak tuh, gak rebutan dengan orang lain.
Oh, iya...kalau memang hanya mau rendam kaki, gak usah deh masuk ke kolam. Parit-parit kecil banyak kok dan itu gratis, tempatnya agak lebih masuk ke dalam yah....
Jangan ragu datang dengan anak yang masih balita, soalnya Hasya juga betah-betah aja tuh karena permainannya lengkap. Ada ayunan, serodotan, dan ada yang jualan es krim keliling juga....komplit deh. Abis main terus laper, jangan takut ada kafetaria juga kok.
Pokoknya seru deh main kesini, gak bosen dan gak kapok...setuju kah teman-teman?
Langganan:
Postingan (Atom)